Monthly Archives: November 2019

Debut Perdana Jose Mourinho Nyaris Torehkan Hasil Negatif

JOSE MOURINHO

Mourinho berhasil lolos dari torehan hasil negatif didebut perdananya bersama Tottenham Hotspur. Tim asuhannya itu memang berhasil menang namun dengan selisih skor tipis. Laga Hotspur melawan West Ham United terjadi distadium London, Sabtu 23 November 2019.

Dalam laga kali ini Hotspur terlihat tampil dengan mendominasi diawal pertandingan. Hal tersebut bisa terjadi berkat tangan dingin seorang Jose Mourinho. Tottenham berhasil mendulang skor penuh dibabak pertama, tanpa perlawanan berarti dari lawan mereka.

Strategi dan susunan pemain yang diterapkan Mourinho menjadi kunci sukses laga mereka kali ini. Pemain Hotspur yang menjadi eksekutor dalam menjebol gawang West Ham United memang sudah tak asing lagi. Diketahui ada tiga nama pemain Hotspur yang menjadi salah satu kesuksesan kemenangan mereka dilaga kali ini.

Sebut saja para pemain itu adalah Harry Kane, Lucas Moura serta Song Heung-Min. Para pemain ini merupakan pemain andalan dari Tottenham Hotspur. Mereka juga tergolong pemain yang aktif dan selalu produktif dalam mencetak gol.

Dapat dilihat pada babak pertama Hotspur berhasil meraih skor pertama mereka. Melalui tendangan kaki kidal dari Song Heung-Min, ternyata tak mampu dihalau oleh kiper West Ham United. Kemudian saat menjelang akhir babak pertama gol kembali tercipta untuk Hotspur. Adalah Lucas Moura yang menjadi menjadi sang eksekutor setelah mendapat assist dari Song Heung-Min.

Tottenham Hotspur seakan tak ingin mengendurkan serangan mereka. Memasuki babak kedua Harry Kane berhasil mempertajam skor mereka menjadi 3-0 atas West Ham United. Hotspur hampir saja meraih poin penuh atas tim tuan rumah. West Ham United berhasil mengejar ketinggalan mereka menjadi 2-3 atas Hotspur.

Sayangnya West Ham United harus gagal menyeimbangkan kedudukan skor mereka dimenit terakhir. Alhasil Tottenham Hotspur berhasil menang atas tim tuan rumah dengan skor tipis 3-2.

Bila Tak Dapat Keduanya Juventus Harus Pilih Salah Satu

Menurut kabar yang beredar saat ini, Juventus sedang membahas wacana untuk mendatangkan pemain baru. Sebut saja beberapa pemain itu adalah Paul Pogba serta Mbappe. Kedua pemain ini jadi target Juve berdasarkan prestasi dan pencapaian yang telah mereka raih sejauh ini.

PAUL POGBA AND KYLIAN MBAPPE

Paul Pogba adalah seorang pemain yang mampu ditempatkan dalam posisi manapun. Baik itu diposisi tengah, sebagai winger atau bahkan berada diposisi bertahan sekalipun. Disamping itu Pogba sendiri juga dikenal memiliki stamina yang prima. Serta dikenal sebagai pemain yang cepat dan punya kreatifitas tinggi dalam mencetak gol.

Sementara itu Kylian Mbappe pemain asal Prancis ini terbilang masih muda. Diusia yang masih muda ini Mbappe adalah pemain yang mempunyai bakat luar biasa. Terlahir dalam keluarga yang memang punya riwayat dalam dunia olahraga. Tak heran jika Mbappe saat ini dianggap sebagai salah satu pesepakbola yang patut diperhitungkan.

Direncanakan Juventus bakal mendatangkan dua pemain anyar ini pada akhir musim nanti. Namun sudah barang tentu untuk menebus kedua pemain itu. Juventus harus mempersiapkan kucuran dana yang terbilang tidak sedikit jumlahnya.

Belum lagi jika Juventus benar-benar berhasil mendatangkan kedua pemain itu. Lagi-lagi Juve harus menggelontorkan sejumlah dana besar untuk membayar gaji kedua pemain tersebut. Bukan perkara lain, pasalnya Pogba dan Mbappe bukanlah pemain abal-abal yang bisa dibayar dengan gaji sesuka hati saja.

Sejumlah prestasi dan performa apik yang berhasil dicapai oleh seorang pemain. Sudah pasti akan menjadi tolak ukur besar-kecilnya nilai jual atau gaji yang akan diterima seorang pemain. Juventus harus benar-benar bisa berpikir matang dan bijak dengan kemungkinan yang ada. Juventus pada akhirnya harus dihadapkan dalam pilihan, pemain mana yang bakal mereka pilih nantinya.

Jose Mourinho Is Back!!! Hotspur Resmi Pecat Pochettino

Teka-teki terkait klub yang akan Mourinho pilih sebagai kursi kepelatihannya, akhirnya terjawab sudah. Tottenham Hotspur akhirnya menjadi tempat Mourinho melabuhkan pilihannya. Mourinho akan menggantikan kursi kepelatihan yang sebelumnya diduduki oleh Mauricio Pochettino.

JOSE MOURINHO

Pelatih berusia 58 tahun ini memang diketahui sudah lama menganggur. Mourinho sendiri dalam masa istirahatnya, dia selalu mengikuti beberapa perkembangan klub bola. Salah satunya adalah klub besar seperti Hotspur, yang memang menjadi salah satu bidikannya untuk kembali melatih suatu saat.

Mourinho menilai jika lini pertahanan Tottenham Hotspur saat ini terlalu rapuh. Sehingga tidak heran kalau Hotspur selalu mengalami kebobolan. Selalu mendapatkan hasil minor dan tampil dengan tidak konsisten disetiap laga. Tottenham Hotspur mengalami masa-masa yang buruk dalam musim kali ini.

Melalui tangan dingin seorang Jose Mourinho, diyakini Tottenham akan berkembang lebih baik kedepannya. Para petinggi Hotspur sendiri memilih pelatih kelahiran Portugal itu bukan tanpa sebab yang jelas. Diketahui kalau Mourinho sudah pernah memimpin sejumlah klub-klub hebat lainnya.

Sejumlah klub-klub besar seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga Man United sudah pernah dicicipi oleh Mourinho. Dengan segudang kepemimpinannya dikursi pelatih, jam terbangnya sudah tidak perlu lagi diragukan. Sudah lama berkecimpung didunia kepelatihan tak sedikit juga berbagai trofi dan penghargaan yang diraih oleh Mourinho.

Selama memimpin dibeberapa klub sebelumnya Mourinho selalu berhasil meraih trofi kemenangan. Sejumlah penghargaan individu juga pernah diraih oleh pelatih yang dikenal sebagai spesialis trofi ini. Hal inilah yang diyakini oleh Tottenham Hotspur, Mourinho akan membawa impact yang lebih baik kedepannya.

Tite Menilai Messi Sebagai Pemain Dengan Pribadi Yang Buruk

Timnas Argentina dengan dikapteni oleh sang mega bintang Lionel Messi. Berhasil menang atas timnas Brasil dengan gol tunggalnya atas Brasil 1-0. Dalam laga persahabatan yang terjadi pada beberapa waktu lalu itu. Masih menyisakan insiden yang masih belum dapat dilupakan.

Messi and Tite

Insiden yang terjadi ini melibatkan sang mega bintang Lionell Messi dengan pelatih timnas Brasil. Pelatih Brasil yang biasa disapa Tite ini melontarkan pernyataan terkait pribadi Messi. Menurut Tite yang bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi ini menilai pribadi Messi ternyata amat buruk.

Mengapa Tite bisa sampai melontarkan pernyataan buruk tentang Messi?. Hal tersebut bermula ketika kedua timnas ini melakoni laga persahabatan pada 16 November 2019 lalu. Tite yang merasa tidak puas dengan keputusan wasit terus saja melontarkan protes kepada wasit.

Karena hal inilah yang kemudian memicu aksi tengil yang dilakukan Messi. Melalui gestur tubuhnya Messi menunjukkan isyarat, agar sang pelatih berusia 58 tahun itu bisa tutup mulut. Sontak saja aksi Messi yang satu ini membuat Tite amat kesal. Karena dianggap tak bisa menghormati dirinya, apalagi posisinya adalah sebagai seorang pelatih.

Tak ingin tinggal diam saja dengan perbuatan sang mega bintang. Tite berulang kali mengajukan protes kepada wasit agar mau berikan sanksi kepada Messi. Namun apa daya semua protes yang diajukannya sama sekali tak digubris oleh wasit.

Tite pun menilai wasit sama bobroknya, tak memiliki capability memadai sebagai seorang wasit. Menurutnya apa yang dilakukan Messi itu adalah sebuah bentuk pelanggaran. Messi sudah sepatutnya menerima ganjaran sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.

Meski Neymar Bersikap Acuh PSG Tetap Ingin Pakai Pemain Ini

Keteguhan sang pemain asal Brasil yakni Neymar Jr untuk tidak bertahan di PSG. Memang sudah lama berhembus kencang dikalangan public, hingga klub tempat dia bermain saat ini. klub tempat sang pemain bernaung saat ini bukannya tidak tahu menahu tentang perkara satu ini.

NEYMAR Jr

Menurut kabar yang beredar ada beberapa kemungkinan yang dilakukan PSG, untuk mempertahankan pemain mereka. Salah satu kemungkinan itu adalah melakukan perpanjangan kontrak. PSG sendiri sudah menyadari jika kontrak mereka dengan sang pemain bakal segera berakhir.

Sedari itu klub ini langsung mengambil langkah cepat dengan menyodorkan kontrak baru ke Neymar. Hal ini dilakukan PSG guna menunjukkan keseriusan mereka untuk tetap mempertahankan Neymar. Meski klub ini sendiri tahu persis bagaimana perangai dan karakteristik dari Neymar.

Yang dinilai banyak orang karena sikapnya yang kurang kooperatif. Tetapi mereka tetap ingin memakai jasa sang pemain karena alasan beberapa pertimbangan. Sosok Neymar memiliki perangai yang bisa dibilang kurang disenangi oleh beberapa pihak. Namun disisi lain pemain asal Brasil ini juga terbilang memiliki prestasi yang mumpuni.

Penampilan Neymar sendiri dianggap PSG terbilang cukup konmpetitif. Neymar dinilai bisa tampil secara profesional terlepas dari keinginan sang pemain untuk lepas dari PSG. Terbukti dirinya tampil produktif dalam setiap pertandingan bersama dengan PSG. Dengan selalu aktif dalam mencetak gol untuk klubnya disetiap pertandingan yang dilakoninya.

Dimata para pendukung PSG sendiri Neymar sudah tak lagi dianggap sebagai bagian dari klub. Bagi mereka setelah Neymar memutuskan untuk pisah dari PSG semua sudah berakhir. Apalagi menurut kabar yang beredar transaksi transfer Neymar ke klub berjuluk La Blaugrana tidak berjalan baik. Mau tak mau Neymar tetap harus bertahan di PSG berhubung kontraknya yang belum habis.

Jelang SEA Games 2019 Indra Sjafri Lakukan Seleksi Pemain

Indra Sjafri selaku pelatih timnas U-23 melakukan seleksi pemain secara besar-besaran. Hal ini dilakukannya dalam rangka menyiapkan diri dalam SEA Games 2019. Demi mencapai hasil maksimal dan raihan positif pada laga nanti. Indra mau tak mau harus melakukan perombakan secara menyeluruh dalam skuadnya.

Indra Sjafri

Tak tanggung-tanggung banyak pemain yang dipulangkan oleh pelatih timnas U-23 ini. Pemain yang dipulangkan tentu saja tidak memenuhi kriteria yang diharapkannya. Skuad yang akan diturunkan nantinya harus memenuhi kriteria yang diterapkan oleh Indra sendiri.

Indra meginginkan pemain yang memiliki kualitas yang cukup memadai. Memiliki capability dalam mengantisipasi serangan lawan. Memiliki pertahanan yang cukup kuat dalam menangkis serangan yang datang dari tim lawan. Menurut Indra Sjafri sendiri yang terpenting adalah timnya harus solid dan memiliki kerja sama tim yang baik.

Memiliki tim yang solid akan mampu membawa hasil yang positif dalam setiap pertandingan. Kerja sama tim disini juga sangat dibutuhkan bagi setiap tim manapun. Pasalnya dalam melancarkan serangan ke tim lawan dibutuhkan kerja sama. Dan komunikasi antara pemain yang satu dengan pemain yang lainnya.

Pelatih Tim Nasional U-23, Indra Sjafri sendiri mengakui jika pertahanan mereka masih lemah. Ditambah lagi pada barisan serangan pun dinilai Indra masih jauh dari kata layak. Lini serang saat ini masih terlalu lemah dan tidak layak untuk tetap dipertahankan.

Oleh karena itu Indra Sjafri bakal melakukan perombakan secara menyeluruh. Baik itu dari segi strategi dan struktur pemainnya sendiri. Sehingga tidak heran jika pelatih satu ini memilih untuk menyingkirkan pemainnya. Yang dianggap kurang baik itu dalam segi pertahanan, serangan dan kreatifitas pemain itu sendiri dilapangan.