Monthly Archives: January 2020

Gagal Raih Piala Carabao Inggris Man United Telan Pil Pahit

Manchester United kembali gagal meraih hasil positif dalam perebutan Piala Carabao Inggris. Menjamu Manchester City dikandang mereka sendiri, Man United nyaris dibantai habis dalam laga dini hari tadi. Laga yang bertempat di stadion Old Trafford itu menjadi saksi kegagalan sang tuan rumah Manchester United.

Entahlah Ole Gunnar Solskjaer sengaja tidak mengarahkan tim asuhannya untuk tak terlalu fokus pada pertandingan tersebut. Namun bagaimana pun juga selaku manajer atau pelatih kepala dari klub The Red Devils. Setidaknya dia bisa menanggapi setiap pertandingan tersebut dengan seluruh kemampuan pemain yang ada.

Meski Piala Carabao Inggris bukanlah prioritas utama Man United, tapi kalah dengan skor yang sangat jauh, menjadi tamparan tersendiri bagi sebuah klub bola. Bagaimana tidak Man United harus ditaklukkan Man City dengan skor akhir 1-3, dikandang mereka sendiri kala itu. Beruntung setidaknya mereka mampu mencetak sebuah gol, sehingga tak dipermalukan Man City dengan skor telak.

Melihat dari jalannya pertandingan dini hari tadi antara Man United melawan Man City. Yang lebih mendominasi game babak pertama adalah Man City. Bagaimana tidak mereka berhasil mencetak gol beruntun sekaligus dibabak pertama. Sementara Man United hanya bisa terperangah tak berkutik dibantai habis-habisan oleh rivalnya tersebut.

Manchester United yang berhasil membuka keunggulan dibabak pertama, lewat gol dari Bernando Silva dimenit ke-17. Setelah kemudian melewati separuh dari jalannya laga babak pertama dua gol kembali diraih oleh Manchester City. Adalah Riyad Mahrez yang berhasil melesatkan golnya dengan tepat dimenit ke-33 saat itu.

Sementara itu gol ketiga Man City didapat secara gratis dari gol bunuh diri pemain Man United yang tak sengaja terjadi kala itu. Adalah Andreas Pereira yang mencetak gol bunuh diri dimenit ke-38 digawang sendiri. Diketahui gol bunuh diri itu terjadi lantaran kaki Pereira tak sengaja kembali memantulkan bola masuk kegawang mereka sendiri. Dimana setelah sebelumnya sang kiper De Gea sukses menghalau terjangan bola yang dilesatkan tepat didepannya kala itu.

Beruntungnya saat memasuki babak kedua pemain muda Manchester United yakni Marcus Rashford. Berhasil mencetak satu gol untuk timnya dimenit ke-70, meski gol tersebut tak berhasil membawa mereka meraih kemenangan. Setidaknya mereka tidak dipermalukan kalah telak dari tim tandang saat itu. Man United harus menelan kekalahan dari rivalnya Man City dengan skor tajam 1-3.

Meski Sudah Kepala Tiga Ronaldo Buktikan Masih Produktif

GONZALES HIGUAIN DAN CRISTIANO RONALDO

Juventus berhasil mengukuhkan kemenangan telak mereka atas Cagliari dengan skor 4-0. Laga yang berlangsung dimarkas besar Juventus ini bertempat distadion Allianz. Juventus yang kala itu berposisi sebagai tuan rumah, sukses raih hasil positif dan menambah poin mereka menjadi total 45 poin.

Dengan demikian Juventus masih setia bertengger diperingkat dua klasemen sementara dengan tiga kemenangan, satu kali kekalahan dan satu kali hasil seri. Sementara itu diperingkat pertama tetap diduduki oleh Inter Milan dengan total poin yang sama dengan Juventus. Inter Milan menduduki puncak klasemen sementara, karena hasil laga sebelumnya mereka lebih unggul. Sejauh ini Inter milan sendiri dari laga yang mereka lakoni, berhasil meraih tiga kali kemenagan tanpa kalah dan dua kali hasil seri.

Terlepas dari hal tersebut, melihat dari pertandingan Juventus dengan Cagliari tadi malam. Sekaligus menjadi pembuktian bagi sang mega bintang Cristiano Ronaldo, meski usia sudah masuk kepala tiga dirinya masih memiliki taji yang tajam. Terlihat dari laga tadi malam tersebut, Ronaldo sukses memanen gol dari gawang Cagliari sebanyak tiga kali beruntun.

Juventus yang sejatinya tadi malam memang tampil dengan sangat gemilang, dengan penguasaan bola hingga 91 persen itu. Sementara sang rival mereka Cagliari tadi malam tampil dengan penguasaan bola mencapai 84 persen saja. Tak heran jika Juventus sukses berjaya dikandang mereka sendiri dengan kemenangan telak atas lawan mereka.

Jalannya pertandingan dibabak pertama sempat terlihat imbang antara kedua tim ini. Namun Ronaldo berhasil mengubah skor kacamata menjelang akhir babak pertama pada menit ke-49. Juventus sukses membuka keunggulan mereka dibabak pertama atas Cagliari dengan skor 1-0. Cagliari sendiri hingga waktu untuk turun minum dibabak pertama gagal menyamakan kedudukan saat itu.

Memasuki babak kedua ini, mulai tampak persaingan antar kedua tim untuk mencetalk gol semakin terlihat. Sang mega bintang Juventus Cristiano Ronaldo, kembali berhasil mencetak gol kedua untuk timnya dimenit ke-67, lewat kotak putih kala itu. Cagliari semakin tersudut dengan tertinggal dua poin dari lawannya kala itu.

Cagliari yang mencoba untuk memperkecil skor dari Juventus, terus mengalami kebuntuan mana kala Juventus mencetak gol ketiganya. Adalah Gonzalo Higuain yang sukses mempertajam skor menjadi 3-0 atas Cagliari dimenit ke-81.

Tak sampai disitu, hanya berselang semenit kemudian lagi-lagi Ronaldo berhasil menutup pertandingan kala itu dengan kemenangan. Usai dirinya berhasil mencetak gol keempat Juventus dimenit ke-82, Ronaldo membuktikan dirinya tetap sebagai striker yang terbaik dan produktif.

Pemain Muda Liverpool Tampil Diluar Ekspektasi Jurgen Klopp

JURGEN KLOPP DAN CURTIS JONES

Menjamu tim tandang Everton kemarkas besar mereka distadion Anfield, Liverpool sukses menuai kemenangan. Menang dengan skor tipis 1-0 atas Everton, Liverpool berhasil lolos putaran keempat Piala FA 2019-2020. Sebagaimana diketahui Klopp menurunkan pemain mudanya dikarenakan jadwal mereka yang sangat padat.

Jurgen Klopp selaku kepala pelatih sekaligus sebagai manajer resmi dari Liverpool. Mengakui jika keputusannya dengan menurunkan pemain cadangan mereka untuk menghadapi Everton, dinilai terlalu beresiko. Dikarenakan pemain cadangan yang sejatinya terdiri dari para pemain muda ini, masih minim dengan penglaman bermain dilapangan.

Selama ini pemain cadangan Liverpool hanya menyaksikan senior mereka berlaga dari kursi cadangan saja. Tak heran beberapa pihak justru menilai Klopp terlalu gegabah mengambil keputusan dengan menurunkan pemain yang kurang pengalaman. Disisi lain Klopp sendiri merasa pemain muda Liverpool patut diberikan ruang untuk lebih berkembang.

Selain itu Klopp juga merasa yakin kalau pemain muda yang dia turunkan dapat bermain dengan maksimal. Dan terbukti dari hasil laga saat menjamu Everton tadi malam, Liverpool berhasil meraih hasil positif. Jurgen Klopp juga merasa apa yang dicapai tim asuhannya tersebut, berada diluar ekspektasinya. Menurutnya Everton sebenarnya bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan begitu saja.

Terbukti dari laga tadi malam, kedua tim ini bermain imbang disepanjang babak pertama. Dengan tidak adanya gol yang tercipta diantara kedua tim tersebut. Secara grafis persentase penguasaan bola Liverpool lebih unggul dari Everton yakni mencapai 81 persen. Memasuki babak kedua hampir lebih dari waktu pertengahan babak kedua, dua tim ini masih bermain imbang.

Beruntungnya Liverpool melalui Curtis Jones berhasil mencetak gol tunggal kemenangan mereka dimenit ke-71. Curtis Jones berhasil membuktikan para pemain muda Liverpool mampu diandalkan untuk mencetak kemenangan bagi klub mereka.

Taklukkan Getafe Dengan Skor Telak Madrid Semakin Mantap

GETAFE VS REAL MADRID

Melakoni Liga Spanyol 2019-2020 minggu ke-19, mempertemukan Real Madrid melawan Getafe. Laga yang berlangsung dimarkas besar Getafe, tepatnya distadion Coliseum Alfonso PĂ©rez. Real Madrid berhasil keluar sebagai jawara dengan skor telak 3-0 atas tim tuan rumah.

Zidane selaku pelatih dari Real Madrid ini, mengaku bahwa tim asuhannya tak alami kesulitan berarti kala bersua dengan Getafe. Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan timnya dengan mendapatkan poin penuh dalam laga tandang tersebut. Zidane mengaku sangat puas dengan performa yang ditampilkan oleh tim asuhannya dengan sangat maksimal.

Dengan kemenangan tersebut Zidane juga merasa optimis, kalau tim asuhannya akan mampu menggeser posisi Barcelona diperingkat atas. Sebagaimana diketahui Real Madrid saat ini berhasil mengumpulkan poin yang sama dengan Barcelona yakni total 40 poin. Dengan demikian kans Madrid untuk menggusur Barcelona dari posisi puncak cukup terbuka lebar.

Saat ini meski kedua tim ini memiliki jumlah poin yang sama, namun Barcelona masih tetap berada diperingkat atas, sedangkan Real Madrid ada diperingkat kedua. Hal tersebut dikarenakan dari histori laga kedua klub ini, diketahui Barcelona masih lebih unggul dari Real Madrid. Meskipun kedua tim ini memiliki total poin yang sama untuk saat ini.

Terlepas dari hal tersebut, menilik pada jalannya pertandingan melawan Getafe tadi malam. Real Madrid seyogyanya tampil dengan sangat baik dengan menampilkan performa maksimalnya. Hampir diseluruh jalannya pertandingan tersebut didominasi oleh tim asuhan Zidane. Hal tersebut bisa terlihat dari penguasaan bola Real Madrid yang mencapai 73 persen, sedangkan Getafe hanya berkisar 64 persen saja.

Dibabak pertama Real Madrid berhasil membuka keunggulan mereka lebih dahulu dengan skor 1-0 atas Getafe. Raphael Varane sukses mencetak gol perdana untuk Real Madrid dimenit ke-34 kala itu. Meski perjuangan untuk mencetak gol tersebut tidaklah mudah, manakala Getafe juga memberikan perlawanan yang cukup baik.

Memasuki babak kedua, kembali Raphael Varane mencetak gol kedua kalinya untuk Real Madrid. Gol kedua tersebut terjadi pada menit ke-53, Madrid pun semakin unggul atas Getafe dengan skor 2-0. Getafe yang terus dihajar habis-habisan sempat mengancam gawang Madrid, beruntung usaha tersebut dapat diatasi dengan baik oleh Thibaut Courtois.

Getafe semakin mengalami kebuntuan setelah gagal menyamakan kedudukan, menjelang akhir babak kedua. Real Madrid berhasil menampar keras Getafe dikandangnya, manakala mereka berhasil mencetak gol ketiganya.

Adalah Luka Modric yang berhasil menyumbang gol kemenangan penuh untuk Real Madrid, pada babak kedua dengan penambahan waktu yang diberikan wasit. Getafe harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor akhir 3-0.

Tahun Ini Liverpool Disarankan Untuk Tambah Pemain Baru

JADON SANCHO

Tahun 2019 lalu merupakan tahun keemasan bagi klub besar seperti Liverpoll. Terlihat jelas dengan sejumlah prestasi yang mereka capai, mulai dari trofi klub, hingga trofi individu sudah mereka cicipi ditahun 2019 kemarin. Selain itu Liverpool juga saat ini merupakan satu-satunya klub dengan total raihan poin tertinggi.

Karena poin yang terpaut cukup jauh dengan klub-klub lainnya, menjadikan Liverpool sebagai peringkat pertama dalam klasemen sementara. Poin yang hampir mustahil untuk dikejar oleh klub-klub bola lainnya. Jurgen Klopp dkk setidaknya sudah bekerja keras demi mencapai hasil positif tersebut. Liverpool sebagai peraih juara pada tahun lalu, ingin terus mempertahankan gelar juara bertahan mereka ditahun ini.

Tentu untuk mencapai sesuatu yang mereka impikan itu, Liverpool disarankan untuk melakukan pembelian pemain baru dalam bursa transfer tahun 2020 ini. Hal ini disarankan guna mempertahankan hasil positif beruntun mereka disepanjang tahun 2019 kemarin. Jurgen Klopp juga sempat dikabarkan telah mengantongi sejumlah nama pemain baru yang akan direkrut nantinya.

Namun setidaknya ada satu nama yang paling menarik perhatian publik saat ini. Nama pemain ini juga disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dalam perekrutan pemain baru Liverpool. Sebut saja nama pemain tersebut adalah Jadon Sancho yang saat ini menjadi winger dari klub Borrusia Dortmund.

Jadon Sancho adalah pemain muda berbakat asal Inggris yang telah menciptakan prestasi yang cukup mengesankan, selama bergabung dengan Borrusia Dortmund. Pemain berusia 19 tahun ini bergabung dengan Borrusia Dortmund sejak tahun 2017 lalu. Hingga kini Sancho setidaknya sudah tampil sebanyak 61 kali bersama Borrusia Dortmund, dengan mencetak total 22 gol. Semua pencapaian tersebut bisa dicapainya diusianya yang masih sangat muda.

Selain itu pola permainan Jadon Sancho dinilai sangat serasi jika masuk dalam skuad Liverpool dibawah asuhan Jurgen Klopp. Masa depan Sancho jika berhasil masuk kedalam skuad Liverpool, dipastikan bakal sangat bersinar kedepannya. Selain itu Liverpool juga tidak akan menyesal jika merekrut pemain satu, karena usia yang masih sangat muda. Dan tentu dengan sejumlah pencapaian yang cukup positif disepanjang karier sepakbolanya.