Tag Archives: berita bola terkini

Real Madrid Sudah Cukup Baik Cuma Kurang Beruntung Saja

GARETH BALE (KIRI) dan KARIM BENZEMA (KANAN)

Real Madrid menuai hasil imbang setelah menjamu Bilbao dimarkas besar mereka. Laga yang mempertemukan kedua tim ini terjadi distadion Santiago Bernabeu. Berlaku sebagai tuan rumah Real Madrid harus gagal menambah perolehan poin mereka dikandang sendiri.

Impian Real Madrid untuk menggeser posisi Barcelona dari puncak klasemen harus kandas. Karena mereka harus jalan ditempat dengan tidak adanya penambahan poin. Real Madrid saat ini menduduki peringkat dua dengan total 37 poin. Jika menang Madrid tentu dapat menduduki posisi teratas, karena Barcelona hanya mengantongi total 39 poin, terpaut 2 poin saja dari mereka.

Laga saat menjamu Bilbao kemarin Madrid sendiri dinilai kurang beruntung. Beberapa spekulasi juga muncul terkait hasil imbang tersebut. Salah satunya adalah pemain Real Madrid yang dinilai kurang maksimal didalam pertandingan mereka. Sebut saja yang nama pemain itu adalah Benzema sebagai striker dan juga Bale.

Kedua pemain ini disebut-sebut tidak tampil dengan performa yang memuaskan kala menjamu Bilbao. Karena banyak pihak yang membandingkan performa pemain Madrid pada laga mereka sebelumnya. Mana kala Benzema yang terkenal dengan serangannya yang tajam bila sudah didepan gawang. Namun hal itu dinilai tak ditunjukkannya kala menjamu Bilbao, dimarkas besar mereka.

Sementara itu ada juga Gareth Bale yang selalu menjadi langganan jika Madrid tuai hasil minor. Bale yang bermain sebagai pemain winger Madrid, ini kerap jadi bahan bullian para fans Madrid. Karena rasa tidak suka akan perilaku negatif yang kerap ditunjukkan oleh Bale. Para supporter Madrid ini membalasnya dengan ejekan apabila Madrid kalah dalam laga mereka.

Disisi lain ada juga beberapa pihak yang kontra terhadap pemain Madrid ini. Menurut mereka tidak adil jika klub mengalami kekalahan dilaga mereka, pemain tak harus disalahkan. Baik kekalahan ataupun kemenangan adalah hal yang biasa, semua klub pasti pernah mengalami kekalahan. Justru dari kekalahan tersebut para pemain akan dapat bermain lebih baik lagi dan mengoreksi kekurangan mereka sendiri.

Real Madrid kala menjamu Athletic Bilbao, tampil dengan sangat baik dengan penguasaan bola mencapai 89 persen. Dengan sedikit melakukan kesalahan selama pertandingan, penampilan Real Madrid sangat baik kala itu. Hanya saja menurut beberapa pihak Madrid hanya kurang beruntung saja, melewatkan beberapa kesempatan untuk mencetak gol.

Man United Gagal Naik Peringkat Usai Takluk Dari Watford

Manchester united

Bertandang kemarkas besar Watford, distadion Vicarage Road, Man United harus takluk dengan skor telak 0-2. Karena kekalahan mereka dari tuan rumah, Man United semakin menjauh dari peringkat lima besar.

Man United harus turun keperingkat 8 dengan hanya dapat mengantongi total 25 poin. Setelah mengalami pergeseran posisi dari jumlah poin yang didapat masing-masing tim yang telah menjalani laga tanding.

Diketahui jika Man United telah menargetkan untuk dapat masuk kedalam peringkat 5 besar. Namun sayang usaha mereka harus kandas usai alami kekalahan telak dan menyakitkan tentunya. Jika saja Man United berhasil menang atas Watford. Bukan tak mungkin mereka bakal mencapai target yang sudah mereka tetapkan sebelumnya. Namun apa mau dikatakan lagi, usaha Man United masih belum cukup untuk menghantarkan mereka mencapai target.

Jika melihat dari jalannya pertandingan secara keseluruhan, Man United tampil dengan sangat dominan dalam laga tersebut. Bahkan level untuk penguasaan bola Man United mencapai 82%, berbeda dengan Watford yang hanya mencapai 67% saja. Man United juga diketahui minim dalam melakukan kesalahan selama pertandingan berlangsung.

Namun sayangnya dewi keberuntungan sepertinya sedang mengabaikan Man United kala itu. Justru keberuntungan lebih berpihak pada Watford dipetengahan babak kedua. Meskipun diawal-awal sempat tertekan, karena Man United sempat mencuri start dahulu. Bahkan sebenarnya Man United kala itu bisa saja membuka peluang emas dari penalti untuk cetak gol. Namun sayangnya tendangan Anthony gagal dieksekusi dengan baik, sehingga masih dapat dimentahkan oleh kiper Watford.

Man United sendiri dinilai membuang begitu banyak peluang emas yang mereka dapatkan, terutama dibabk pertama kala itu. Sehingga babak pertama tersebut harus berakhir imbang untuk dua tim, karena tak ada gol yang tercipta kala itu. Man United harus gagal mencuri poin dibabak pertama, yang berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki pertengahan babak kedua, nasib sial harus dihadapi oleh Man United. Mana kala tim tuan rumah berhasil menjebol pertahanan mereka dan mencetak gol pertama mereka kala itu. Watford melalui Ismaila Sarr berhasil merubah papan skor kacamata menjadi 1-0 dimenit ke-50.

Namun keberuntungan Watford semakin menggila saja, hanya berselang beberapa menit. Watford berhasil mencetak gol kedua dimenit ke-54, tak berapa lama setelah gol pertama mereka tercipta kala itu.

Troy Deeney sukses mengeksekusi tendangannya kegawang Man united, yang tak mampu dihalau dengan baik oleh kiper Man United. Alhasil Watford berhasil bungkam Man United dengan skor kemenangan telak mereka yakni 2-0 atas Man United.

Barcelona Di Camp Nou Masih Jadi Klub Yang Paling Ditakuti

BARCELONA FC

Predikat Barcelona sebagai klub yang paling ditakuti oleh klub lainnya sudah tak asing lagi didengar. Setiap kali Barcelona menjamu tim tandang dikandang mereka sendiri, selalu berakhir dengan kemenangan. Tidak heran jika banyak klub yang menyebut Barca di Camp Nou merupakan tim yang sangat menakutkan.

Tentu saja hal ini menjadi rekor tersendiri bagi Barca, sebagai klub yang tak terkalahkan dikandang sendiri. Hal tersebut semakin terbukti, manakala Barcelona menjamu Alaves distadion Camp Nou, Sabtu 21 Desember 2019. Dalam laga tersebut Barcelona berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4-1 atas Alaves.

Dengan kemenangan telak tersebut Barcelona terus bertahan dipuncak klasemen La Liga dengan total 39 poin. Sementara diposisi kedua ada rival sejatinya yaitu Real Madrid yang mengumpulkan total 36 poin. Barcelona sukses menjauhkan rival mereka yang sebelumnya memiliki jumlah point yang sama. Hanya saja meski memiliki jumlah poin yang sama, posisi puncak masih diduduki oleh Barcelona.

Melihat dari jalannya pertandingan kala itu Barcelona tampil unggul dengan penguasaan bola mencapai 89 persen. Barca juga tampil dengan melakukan sedikit kesalahan, bila dibandingkan Alaves yang sempat mengantongi empat kartu kuning dari wasit. Dalam segi permainan Barcelona memang lebih unggul daripada Alaves saat itu.

Sebagaimana diketahui Barcelona tampil lebih unggul dengan mengoleksi gol perdana lewat Griezmann dimenit ke-14. Antoine Griezmann sukses merubah papan skor kacamata menjadi 1-0 atas keunggulan mereka. Alaves semakin kewalahan dibabak pertama manakala, Barca kembali mencetak gol kedua dimenit-menit akhir. Berkat gol dari Arturo Vidal dimenit ke-45, Barcelona berhasil unggul dibabak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua semakin sulit bagai Alaves untuk mengejar ketinggalan mereka dari Barca. Usaha mereka pun berbuah manis saat memasuki pertengah babak kedua, dengan mencetak satu gol lewat Pere Pons dimenit ke-56. Namun sayangnya usaha Alaves sendiri masih belum cukup, karena Barcelona kembali unggul dengan dua gol.

Sang mega bintang Lionel Messi berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-69. Kemudian tak berselang lama gol berikutnya sukses dieksekusi dengan baik oleh Luis Suarez dimenit ke-75. Barcelona akhirnya berhasil mengakhiri laga tersebut dengan skor tajam 4-1 atas Alaves. Barcelona sebagai klub yang paling ditakuti dikandangnya, semakin tak terbantahkan.

Real Madrid Jadi Klub Yang Sulit Di Taklukkan Barcelona

ZINEDINE ZIDANE

Sejauh ini dari beberapa kali pertemuan Real Madrid dengan Barcelona, berakhir tanpa kekalahan untuk kedua pihak. Kedua tim ini sama-sama memiliki kemampuan untuk bertahan dengan sangat baik. Sehingga tak mudah bagi kedua klub besar ini untuk mencetak gol satu sama lain.

Diketahui kalau Real Madrid adalah satu-satunya klub yang paling sedikit alami kekalahan dikandang Barcelona. Seperti pada pertandingan El-Clasico terakhir mereka pada 19 Desember 2019 berakhir dengan skor imbang 0-0. Lagi-lagi Real Madrid sukses gagalkan kemenangan Barcelona dikandang mereka sendiri kala itu.

Meskipun Real Madrid tak berhasil mengantongi kemenangan distadion Camp Nou sebagai tim tamu. Paling tidak mereka berhasil menorehkan prestasi positif dikandang Barcelona kala itu. Tercatat disejumlah laga yang telah mereka lakoni saat bersua dimarkas Barcelona. Real Madrid sekalipun tidak pernah alami kekalahan dari sang tuan rumah Barcelona.

Bukan tidak mungkin Real Madrid bakalan menjadi rival abadi bagi Barcelona. Karena sudah terbukti dari sejumlah laga saat melawan Barca, mereka selalu lolos dari kekalahan. Hal ini terjadi paling tidak sudah ada lima kali pertemuan mereka yang berakhir tanpa kekalahan. Kondisi positif Real Madrid ini tentu tak lepas dari tangan dingin seorang Zinedine Zidane.

Zidane yang resmi bergabung dalam skuad Real Madrid sebagai pelatih sejak tahun 2016 yang lalu. Menjadi satu-satunya orang atau tepatnya sebagai pelatih Real Madrid yang cukup membawa perubahan positif untuk klub tersebut. Seperti salah satu contohnya dengan membawa Real Madrid raih dua kali kemenangan dan tiga kali hasil imbang dalam lawatan mereka ke Camp Nou, Barcelona.

Tentu saja hal ini merupakan suatu rekor ataupun pencapaian extraordinary baik untuk Madrid ataupun Zidane sendiri. Pasalnya dari semua klub yang pernah menghadapi Barca dicamp nou, rata-rata terus alami kekalahan.

Bahkan sampai-sampai banyak klub yang menyebut jika Barcelona, Camp Nou adalah tempat yang paling menakutkan. Namun hal tersebut sejauh ini tidak berlaku bagi Zidane dan tim asuhannya, Barcelona tampaknya sudah bertemu lawan sejatinya.

Virgil Van Dijk Dipastikan Tak Ikut Di Final Piala Dunia

Jurgen Klopp and Virgil Van Dijk

Liverpool dikabrkan bakal tak ikut sertakan pemain andalan mereka yakni Virgil Van Dijk. Hal ini terlihat dari beberapa laga mereka sebelumnya tidak terlihat kehadiran Van Dijk. Ketidak hadiran pemain satu ini adalah karena kondisi fisiknya yang sedang tidak bagus. Sehingga tidak memnungkinkan Dijk untuk ikut serta dalam membela skuad Liverpool.

Kabar tersebut ternyata dibenarkan oleh sang pelatih Liverpool yakni Jurgen Klopp. Klopp menyampaikan kalau pemain bek tengahnya tersebut diistirahatkan sementara waktu. Hal ini dilakukannya demi mempercepat proses pemulihan sang pemain. Kehilangan salah satu pemain andalannya dilapangan adalah satu kerugian besar bagi Klopp.

Karena disepanjang laga Liverpool selalu ada Van Dijk yang menjadi salah satu point penting dari skuadnya. Van Dijk merupakan seorang bek tengah yang terampil dalam pengolahan bola dilapangan. Tidak hanya itu saja Dijk juga memiliki kecepatan berlari yang sulit diimbangi oleh beberapa pemain lainnya.

Kehadiran Van Dijk selalu menjadikan pertahanan Liverpool menjadi tak mudah dikoyak lawan. Kekhawatiran seorang Klopp dengan kehilangan pemain seperti Dijk dilapangan membuatnya cukup risau. Karena Dijk antara salah bagian penting dalam skuad Liverpool, tanpanya maka skuad akan terlihat pincang.

Sempat melakoni laga tanpa kehadiran dari Van Dijk, skuad Liverpool memang terlihat seperti makan sayur tanpa garam. Permainan Liverpool terlihat hambar dan biasa-biasa saja dalam melakoni laga mereka tanpa Dijk. Hal ini juga ternyata memang sempat dirasakan oleh Jurgen Klopp, dinilainya Liverpool akan sedikit berbeda dari sebelumnya.

Kekhawatiran Klopp cukup terbayarkan dimana dalam babak semifnal Piala Dunia Klub 2019. Tim asuhannya dini hari tadi telah berhasil lolos kebabak final Piala Dunia klub 2019. Meskipun permainan Liverpool saat melawan Monterrey sempat tersendat.

Namun mereka masih mampu lebih unggul dan memenangkan game tersebut dengan skor tipis 2-1 atas Monterrey. Sekarang setelah berhasil lolos final Piala Dunia akan menjadi pekerjaan rumah, karena mereka nantinya bakal melawan Flamengo.

Pemain Muda Liverpool Habis-habisan Dibantai Aston Villa

Bertempat distadion Villa Park, Birmingham, Inggris dengan kapasitas menampung hingga lebih dari 42.000 orang. Aston Villa menjamu para pemain muda Liverpool dikandang mereka sendiri dini hari tadi. Dalam laga kali ini para pemain muda dibabat habis oleh sang tuan rumah dengan skor telak 0-5 atas Aston Villa.

Dalam laga kali ini Liverpool harus mengubur asa mereka untuk melaju kebabak lanjut Piala Liga Inggris 2019-2020. Keputusan Liverpool untuk menurunkan para pemain mudanya untuk melawan Aston Villa dinilai telah gagal. Pasalnya para pemain muda terlihat tidak begitu siap dan terlalu banyak melakukan kesalahan fatal.

Sebut saja kesalahan fatal itu adalah gol bunuh diri yang dilakukan oleh pemain muda Liverpool yakni Morgan Moyes. Gol bunuh diri tersebut tercipta hanya berselang 3 menit usai Conor Hourihane mencetak gol perdana untuk Aston Villa. Akibat dari kesalahan fatal tersebut Aston Villa berhasil unggul lebih dahulu dengan skor 2-0 atas Liverpool.

Aston Villa sebagai tuan rumah dalam laga kali ini sangat diuntungkan karena para pemain muda Liverpool terlalu sering melakukan kesalahan. Disisi lain gampangnya Aston Villa menjebol gawang Liverpool dikarenakan pertahanan pemain muda ini terlalu rapuh. Terlihat dibabak pertama mereka (Liverpool) dibantai habis-habisan oleh si tuan rumah.

Tidak tanggung-tanggung dibabak pertama Aston Villa dapat memperoleh skor hingga 4-0. Pemain Aston Villa Jonathan Kodja menjadi eksekutor penghabisan dibabak pertama tersebut. Dimana pada menit ke-37 Kodja berhasil menyumbang gol ketiga untuk Villa. Kemudian dipenghujung babak pertama hampir usai, Kodja kembali mempertajam skor menjadi 4-0 atas Liverpool.

Pemain muda Liverpool ini dibuat tak berkutik oleh Aston Villa diset pertama tersebut. Setelah memasuki babak kedua Villa kembali mencetak gol kemenangan dimenit terakhir. Adalah Wesley Moraes yang sukses mencetak gol ke-5 dimenit ke-90+2. Alhasil Aston Villa berhasil mempermalukan Liverpool dengan skor telak 5-0. Karena kekalahan mereka ini tentu kesempatan untuk maju ke step berikutnya di Piala Liga Inggris 2019-2020 harus kandas ditengah jalan.

Tak Jadi Soal Jika Liverpool Kerap Menang Dengan Skor Tipis

Jurgen Klopp and Mohamed Salah

Liverpool merupakan klub yang sedang berada dipuncak kejayaannya saat ini. Klub satu ini dalam beberapa Liga Champions 2019-2020 selalu menuai hasil positif disetiap laga mereka. Tercatat Liverpool sudah beberapa kali mengalami kemenangan beruntun. Dengan hanya satu kali hasil imbang dan tidak mengalami kekalahan disepanjang kualifikasi Liga Champions sebelumnya.

Berkat kerja kerasnya, saat ini Liverpool bertengger diposisi puncak dengan perolehan poin yang cukup jauh dengan klub lain yang telah lolos. Meski telah menuai prestasi positif klub ini masih tetap mendapatkan berbagai kritikan dari beberapa pihak. Kritikan tersebut adalah terkait kemenangan yang diraih Liverpool hanya berbeda tipis dengan para pesaingnya.

Tentu saja hal ini memberikan kecemasan tersendiri baik itu untuk klub ataupun para fans mereka. Seperti pada saat laga Liverpool melawan Watford yang nyaris berakhir dengan skor tipis 1-0 saja. Namun menjelang akhir pertandingan tersebut mereka berhasil menambah perolehan skor menjadi 2-0 atas keunggulan mereka dari Watford.

Dan juga pada saat Liverpool melawan Aston Villa juga berakhir dengan skor tipis yakni 2-1. Hal ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah bagi Klopp dan tim asuhannya. Sejauh ini menurut Klopp timnya sudah berada dalam kondisi bermain yang cukup baik. Mungkin hanya perlu beberapa perubahan dalam hal memperkuat lini depan pertahanan mereka.

Hal senada juga turut disampaikan oleh salah satu pemain Liverpool yakni Mohamed Salah. Menurut Salah kalah-menang dalam sebuah pertandingan itu adalah hal biasa. Bagaimana klub tersebut dapat mengendalikan permainan menjadi milik mereka adalah kuncinya. Dengan demikian kemenangan sudah pasti bakal menjadi milik klub yang dapat mengatur pola permainannya dengan baik.

Salah sendiri menilai jika dia dan rekan setimnya yang lain telah berada dalam tahap tersebut. Menjalani laga hingga beberapa musim, membuat Salah cukup percaya diri disetiap laga mereka. Berkat pengalaman bermain selama beberapa musim itu, telah menciptakan kekompakan bagi sesama rekan satu tim.

Karena itu Salah berharap para pendukung mereka tidak perlu merasa khawatir akan hal tersebut. Menurutnya menang dengan skor tipis adalah hal yang wajar bagi setiap klub bola.

Setiap klub pasti pernah mengalami kemenangan tipis, namun justru hal tersebut bisa jadi bahan pembelajaran yang cukup berharga bagi sebuah klub. Karena mereka dapat mempelajari dan melakukan koreksi terhadap permainan, sehingga kedepannya minim akan kesalahan.

Tite Menilai Messi Sebagai Pemain Dengan Pribadi Yang Buruk

Timnas Argentina dengan dikapteni oleh sang mega bintang Lionel Messi. Berhasil menang atas timnas Brasil dengan gol tunggalnya atas Brasil 1-0. Dalam laga persahabatan yang terjadi pada beberapa waktu lalu itu. Masih menyisakan insiden yang masih belum dapat dilupakan.

Messi and Tite

Insiden yang terjadi ini melibatkan sang mega bintang Lionell Messi dengan pelatih timnas Brasil. Pelatih Brasil yang biasa disapa Tite ini melontarkan pernyataan terkait pribadi Messi. Menurut Tite yang bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi ini menilai pribadi Messi ternyata amat buruk.

Mengapa Tite bisa sampai melontarkan pernyataan buruk tentang Messi?. Hal tersebut bermula ketika kedua timnas ini melakoni laga persahabatan pada 16 November 2019 lalu. Tite yang merasa tidak puas dengan keputusan wasit terus saja melontarkan protes kepada wasit.

Karena hal inilah yang kemudian memicu aksi tengil yang dilakukan Messi. Melalui gestur tubuhnya Messi menunjukkan isyarat, agar sang pelatih berusia 58 tahun itu bisa tutup mulut. Sontak saja aksi Messi yang satu ini membuat Tite amat kesal. Karena dianggap tak bisa menghormati dirinya, apalagi posisinya adalah sebagai seorang pelatih.

Tak ingin tinggal diam saja dengan perbuatan sang mega bintang. Tite berulang kali mengajukan protes kepada wasit agar mau berikan sanksi kepada Messi. Namun apa daya semua protes yang diajukannya sama sekali tak digubris oleh wasit.

Tite pun menilai wasit sama bobroknya, tak memiliki capability memadai sebagai seorang wasit. Menurutnya apa yang dilakukan Messi itu adalah sebuah bentuk pelanggaran. Messi sudah sepatutnya menerima ganjaran sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya.