Tag Archives: berita bola

Gagal Raih Piala Carabao Inggris Man United Telan Pil Pahit

Manchester United kembali gagal meraih hasil positif dalam perebutan Piala Carabao Inggris. Menjamu Manchester City dikandang mereka sendiri, Man United nyaris dibantai habis dalam laga dini hari tadi. Laga yang bertempat di stadion Old Trafford itu menjadi saksi kegagalan sang tuan rumah Manchester United.

Entahlah Ole Gunnar Solskjaer sengaja tidak mengarahkan tim asuhannya untuk tak terlalu fokus pada pertandingan tersebut. Namun bagaimana pun juga selaku manajer atau pelatih kepala dari klub The Red Devils. Setidaknya dia bisa menanggapi setiap pertandingan tersebut dengan seluruh kemampuan pemain yang ada.

Meski Piala Carabao Inggris bukanlah prioritas utama Man United, tapi kalah dengan skor yang sangat jauh, menjadi tamparan tersendiri bagi sebuah klub bola. Bagaimana tidak Man United harus ditaklukkan Man City dengan skor akhir 1-3, dikandang mereka sendiri kala itu. Beruntung setidaknya mereka mampu mencetak sebuah gol, sehingga tak dipermalukan Man City dengan skor telak.

Melihat dari jalannya pertandingan dini hari tadi antara Man United melawan Man City. Yang lebih mendominasi game babak pertama adalah Man City. Bagaimana tidak mereka berhasil mencetak gol beruntun sekaligus dibabak pertama. Sementara Man United hanya bisa terperangah tak berkutik dibantai habis-habisan oleh rivalnya tersebut.

Manchester United yang berhasil membuka keunggulan dibabak pertama, lewat gol dari Bernando Silva dimenit ke-17. Setelah kemudian melewati separuh dari jalannya laga babak pertama dua gol kembali diraih oleh Manchester City. Adalah Riyad Mahrez yang berhasil melesatkan golnya dengan tepat dimenit ke-33 saat itu.

Sementara itu gol ketiga Man City didapat secara gratis dari gol bunuh diri pemain Man United yang tak sengaja terjadi kala itu. Adalah Andreas Pereira yang mencetak gol bunuh diri dimenit ke-38 digawang sendiri. Diketahui gol bunuh diri itu terjadi lantaran kaki Pereira tak sengaja kembali memantulkan bola masuk kegawang mereka sendiri. Dimana setelah sebelumnya sang kiper De Gea sukses menghalau terjangan bola yang dilesatkan tepat didepannya kala itu.

Beruntungnya saat memasuki babak kedua pemain muda Manchester United yakni Marcus Rashford. Berhasil mencetak satu gol untuk timnya dimenit ke-70, meski gol tersebut tak berhasil membawa mereka meraih kemenangan. Setidaknya mereka tidak dipermalukan kalah telak dari tim tandang saat itu. Man United harus menelan kekalahan dari rivalnya Man City dengan skor tajam 1-3.

Meski Sudah Kepala Tiga Ronaldo Buktikan Masih Produktif

GONZALES HIGUAIN DAN CRISTIANO RONALDO

Juventus berhasil mengukuhkan kemenangan telak mereka atas Cagliari dengan skor 4-0. Laga yang berlangsung dimarkas besar Juventus ini bertempat distadion Allianz. Juventus yang kala itu berposisi sebagai tuan rumah, sukses raih hasil positif dan menambah poin mereka menjadi total 45 poin.

Dengan demikian Juventus masih setia bertengger diperingkat dua klasemen sementara dengan tiga kemenangan, satu kali kekalahan dan satu kali hasil seri. Sementara itu diperingkat pertama tetap diduduki oleh Inter Milan dengan total poin yang sama dengan Juventus. Inter Milan menduduki puncak klasemen sementara, karena hasil laga sebelumnya mereka lebih unggul. Sejauh ini Inter milan sendiri dari laga yang mereka lakoni, berhasil meraih tiga kali kemenagan tanpa kalah dan dua kali hasil seri.

Terlepas dari hal tersebut, melihat dari pertandingan Juventus dengan Cagliari tadi malam. Sekaligus menjadi pembuktian bagi sang mega bintang Cristiano Ronaldo, meski usia sudah masuk kepala tiga dirinya masih memiliki taji yang tajam. Terlihat dari laga tadi malam tersebut, Ronaldo sukses memanen gol dari gawang Cagliari sebanyak tiga kali beruntun.

Juventus yang sejatinya tadi malam memang tampil dengan sangat gemilang, dengan penguasaan bola hingga 91 persen itu. Sementara sang rival mereka Cagliari tadi malam tampil dengan penguasaan bola mencapai 84 persen saja. Tak heran jika Juventus sukses berjaya dikandang mereka sendiri dengan kemenangan telak atas lawan mereka.

Jalannya pertandingan dibabak pertama sempat terlihat imbang antara kedua tim ini. Namun Ronaldo berhasil mengubah skor kacamata menjelang akhir babak pertama pada menit ke-49. Juventus sukses membuka keunggulan mereka dibabak pertama atas Cagliari dengan skor 1-0. Cagliari sendiri hingga waktu untuk turun minum dibabak pertama gagal menyamakan kedudukan saat itu.

Memasuki babak kedua ini, mulai tampak persaingan antar kedua tim untuk mencetalk gol semakin terlihat. Sang mega bintang Juventus Cristiano Ronaldo, kembali berhasil mencetak gol kedua untuk timnya dimenit ke-67, lewat kotak putih kala itu. Cagliari semakin tersudut dengan tertinggal dua poin dari lawannya kala itu.

Cagliari yang mencoba untuk memperkecil skor dari Juventus, terus mengalami kebuntuan mana kala Juventus mencetak gol ketiganya. Adalah Gonzalo Higuain yang sukses mempertajam skor menjadi 3-0 atas Cagliari dimenit ke-81.

Tak sampai disitu, hanya berselang semenit kemudian lagi-lagi Ronaldo berhasil menutup pertandingan kala itu dengan kemenangan. Usai dirinya berhasil mencetak gol keempat Juventus dimenit ke-82, Ronaldo membuktikan dirinya tetap sebagai striker yang terbaik dan produktif.

Pemain Muda Liverpool Tampil Diluar Ekspektasi Jurgen Klopp

JURGEN KLOPP DAN CURTIS JONES

Menjamu tim tandang Everton kemarkas besar mereka distadion Anfield, Liverpool sukses menuai kemenangan. Menang dengan skor tipis 1-0 atas Everton, Liverpool berhasil lolos putaran keempat Piala FA 2019-2020. Sebagaimana diketahui Klopp menurunkan pemain mudanya dikarenakan jadwal mereka yang sangat padat.

Jurgen Klopp selaku kepala pelatih sekaligus sebagai manajer resmi dari Liverpool. Mengakui jika keputusannya dengan menurunkan pemain cadangan mereka untuk menghadapi Everton, dinilai terlalu beresiko. Dikarenakan pemain cadangan yang sejatinya terdiri dari para pemain muda ini, masih minim dengan penglaman bermain dilapangan.

Selama ini pemain cadangan Liverpool hanya menyaksikan senior mereka berlaga dari kursi cadangan saja. Tak heran beberapa pihak justru menilai Klopp terlalu gegabah mengambil keputusan dengan menurunkan pemain yang kurang pengalaman. Disisi lain Klopp sendiri merasa pemain muda Liverpool patut diberikan ruang untuk lebih berkembang.

Selain itu Klopp juga merasa yakin kalau pemain muda yang dia turunkan dapat bermain dengan maksimal. Dan terbukti dari hasil laga saat menjamu Everton tadi malam, Liverpool berhasil meraih hasil positif. Jurgen Klopp juga merasa apa yang dicapai tim asuhannya tersebut, berada diluar ekspektasinya. Menurutnya Everton sebenarnya bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan begitu saja.

Terbukti dari laga tadi malam, kedua tim ini bermain imbang disepanjang babak pertama. Dengan tidak adanya gol yang tercipta diantara kedua tim tersebut. Secara grafis persentase penguasaan bola Liverpool lebih unggul dari Everton yakni mencapai 81 persen. Memasuki babak kedua hampir lebih dari waktu pertengahan babak kedua, dua tim ini masih bermain imbang.

Beruntungnya Liverpool melalui Curtis Jones berhasil mencetak gol tunggal kemenangan mereka dimenit ke-71. Curtis Jones berhasil membuktikan para pemain muda Liverpool mampu diandalkan untuk mencetak kemenangan bagi klub mereka.

Taklukkan Getafe Dengan Skor Telak Madrid Semakin Mantap

GETAFE VS REAL MADRID

Melakoni Liga Spanyol 2019-2020 minggu ke-19, mempertemukan Real Madrid melawan Getafe. Laga yang berlangsung dimarkas besar Getafe, tepatnya distadion Coliseum Alfonso PĂ©rez. Real Madrid berhasil keluar sebagai jawara dengan skor telak 3-0 atas tim tuan rumah.

Zidane selaku pelatih dari Real Madrid ini, mengaku bahwa tim asuhannya tak alami kesulitan berarti kala bersua dengan Getafe. Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan timnya dengan mendapatkan poin penuh dalam laga tandang tersebut. Zidane mengaku sangat puas dengan performa yang ditampilkan oleh tim asuhannya dengan sangat maksimal.

Dengan kemenangan tersebut Zidane juga merasa optimis, kalau tim asuhannya akan mampu menggeser posisi Barcelona diperingkat atas. Sebagaimana diketahui Real Madrid saat ini berhasil mengumpulkan poin yang sama dengan Barcelona yakni total 40 poin. Dengan demikian kans Madrid untuk menggusur Barcelona dari posisi puncak cukup terbuka lebar.

Saat ini meski kedua tim ini memiliki jumlah poin yang sama, namun Barcelona masih tetap berada diperingkat atas, sedangkan Real Madrid ada diperingkat kedua. Hal tersebut dikarenakan dari histori laga kedua klub ini, diketahui Barcelona masih lebih unggul dari Real Madrid. Meskipun kedua tim ini memiliki total poin yang sama untuk saat ini.

Terlepas dari hal tersebut, menilik pada jalannya pertandingan melawan Getafe tadi malam. Real Madrid seyogyanya tampil dengan sangat baik dengan menampilkan performa maksimalnya. Hampir diseluruh jalannya pertandingan tersebut didominasi oleh tim asuhan Zidane. Hal tersebut bisa terlihat dari penguasaan bola Real Madrid yang mencapai 73 persen, sedangkan Getafe hanya berkisar 64 persen saja.

Dibabak pertama Real Madrid berhasil membuka keunggulan mereka lebih dahulu dengan skor 1-0 atas Getafe. Raphael Varane sukses mencetak gol perdana untuk Real Madrid dimenit ke-34 kala itu. Meski perjuangan untuk mencetak gol tersebut tidaklah mudah, manakala Getafe juga memberikan perlawanan yang cukup baik.

Memasuki babak kedua, kembali Raphael Varane mencetak gol kedua kalinya untuk Real Madrid. Gol kedua tersebut terjadi pada menit ke-53, Madrid pun semakin unggul atas Getafe dengan skor 2-0. Getafe yang terus dihajar habis-habisan sempat mengancam gawang Madrid, beruntung usaha tersebut dapat diatasi dengan baik oleh Thibaut Courtois.

Getafe semakin mengalami kebuntuan setelah gagal menyamakan kedudukan, menjelang akhir babak kedua. Real Madrid berhasil menampar keras Getafe dikandangnya, manakala mereka berhasil mencetak gol ketiganya.

Adalah Luka Modric yang berhasil menyumbang gol kemenangan penuh untuk Real Madrid, pada babak kedua dengan penambahan waktu yang diberikan wasit. Getafe harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor akhir 3-0.

Tahun Ini Liverpool Disarankan Untuk Tambah Pemain Baru

JADON SANCHO

Tahun 2019 lalu merupakan tahun keemasan bagi klub besar seperti Liverpoll. Terlihat jelas dengan sejumlah prestasi yang mereka capai, mulai dari trofi klub, hingga trofi individu sudah mereka cicipi ditahun 2019 kemarin. Selain itu Liverpool juga saat ini merupakan satu-satunya klub dengan total raihan poin tertinggi.

Karena poin yang terpaut cukup jauh dengan klub-klub lainnya, menjadikan Liverpool sebagai peringkat pertama dalam klasemen sementara. Poin yang hampir mustahil untuk dikejar oleh klub-klub bola lainnya. Jurgen Klopp dkk setidaknya sudah bekerja keras demi mencapai hasil positif tersebut. Liverpool sebagai peraih juara pada tahun lalu, ingin terus mempertahankan gelar juara bertahan mereka ditahun ini.

Tentu untuk mencapai sesuatu yang mereka impikan itu, Liverpool disarankan untuk melakukan pembelian pemain baru dalam bursa transfer tahun 2020 ini. Hal ini disarankan guna mempertahankan hasil positif beruntun mereka disepanjang tahun 2019 kemarin. Jurgen Klopp juga sempat dikabarkan telah mengantongi sejumlah nama pemain baru yang akan direkrut nantinya.

Namun setidaknya ada satu nama yang paling menarik perhatian publik saat ini. Nama pemain ini juga disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dalam perekrutan pemain baru Liverpool. Sebut saja nama pemain tersebut adalah Jadon Sancho yang saat ini menjadi winger dari klub Borrusia Dortmund.

Jadon Sancho adalah pemain muda berbakat asal Inggris yang telah menciptakan prestasi yang cukup mengesankan, selama bergabung dengan Borrusia Dortmund. Pemain berusia 19 tahun ini bergabung dengan Borrusia Dortmund sejak tahun 2017 lalu. Hingga kini Sancho setidaknya sudah tampil sebanyak 61 kali bersama Borrusia Dortmund, dengan mencetak total 22 gol. Semua pencapaian tersebut bisa dicapainya diusianya yang masih sangat muda.

Selain itu pola permainan Jadon Sancho dinilai sangat serasi jika masuk dalam skuad Liverpool dibawah asuhan Jurgen Klopp. Masa depan Sancho jika berhasil masuk kedalam skuad Liverpool, dipastikan bakal sangat bersinar kedepannya. Selain itu Liverpool juga tidak akan menyesal jika merekrut pemain satu, karena usia yang masih sangat muda. Dan tentu dengan sejumlah pencapaian yang cukup positif disepanjang karier sepakbolanya.

Lampard Dibuat Geram Karena Chelsea Nyaris KO Dari Arsenal

FRANK LAMPARD

Dalam laga dini hari tadi Chelsea menjalani laga tandang dirumah Arsenal distadion Emirates. Chelsea berhasil keluar sebagai jawara dengan hasil akhir 2-1 atas tim tuan rumah. Dengan demikian Chelsea berhasil menanjak naik keposisi empat dengan total 35 poin. Sedangkan Arsenal harus terperosok jatuh keperingkat 12, dengan hanya mengumpulkan 24 poin saja.

Frank Lampard selaku pelatih kepala dari Chelsea, sempat dibuat geram diawal penampilan timnya. Harus diakui oleh pelatih berusia 41 tahun ini, tim asuhannya bermain sangat buruk kala itu. Bagaimana Lampard tidak merasakan hal demikian, pasalnya saat laga baru berjalan beberapa menit saja. Tim tuan rumah sudah berhasil merubah papan skor kacamata, menjadi 1-0.

Gol perdana Arsenal kala itu berhasil dicetak oleh Aubameyang dimenit ke-13. Pemain bernama lengkap Pierre-Emerick Aubameyang ini memang pemain andalan Arsenal, yang selalu berlangganan dalam mencetak gol. Lampard secara gamblang menyebut performa timnya tidak seperti biasanya, permainan timnya dinilai sangat berantakan.

Dibabak pertama ini Chelsea dinilai bermain sangat buruk, pasalnya hingga waktu turun minum, mereka gagal menyamakan kedudukan. Lampard sadar betul timnya bermain dengan sangat buruk diawal-awal babak pertama. Karena itu selepas turun minum babak pertama, pelatih asal Inggris ini berikan sedikit arahan dan ultimatum kepada para pemainnya.

Dan terbukti disaat memasuki babak kedua, tim asuhannya mampu membalikkan keadaan dengan berbalik unggul dari tim tuan rumah Arsenal. Meski perjalanan untuk menyeimbangkan kedudukan tidaklah mudah. Arsenal yang saat ini dibawah asuhan Mikel Arteta mampu membawa perubahan yang cukup besar bagi klubnya tersebut.

Meski Arsenal sempat unggul dibabak pertama, ternyata Chelsea berhasil mencetak dua gol diwaktu kritis. Pemain Chelsea Jorginho diketahui berhasil mencetak gol pertama untuk timnya dimenit ke-83. Sedangkan gol kedua mereka terjadi dimenit ke-87 yang berhasil dilesatkan dengan baik oleh Tammy Abraham. Lampard akhirnya bisa bernafas lega karena timnya berhasil keluar sebagai juara dengan skor akhir 2-1 atas Arsenal.

Cinta Lama Zlatan Ibrahimovic Bersemi Kembali Di AC Milan

Zlatan Ibrahimovic

Teka-teki kelangsungan masa depan Zlatan Ibrahimovic di LA Galaxy akhirnya terjawab sudah. Striker yang kini berusia 38 tahun ini akhirnya memutuskan kembali bermain untuk AC Milan. Ibrahimovic seperti merasakan cinta lama bersemi kembali kedalam pelukan klubnya yang terdahulu tersebut.

Zlatan Ibrahimovic sendiri sebelumnya sempat dikaitkan akan bergabung bersama sejumlah klub lainnya. Hingga akhirnya mantan striker LA Galaxy ini kembali hijrah ke AC Milan, dengan kontrak baru pula. AC Milan berhasil merebut simpati dari Zlatan Ibrahimovic, tentu dengan sejumlah tawaran mulai dari durasi kontrak, gaji, hingga bonus yang mereka berikan kepada salah satu striker terbaik saat ini.

Pemain kelahiran Swedia ini resmi bergabung dengan Klub LA Galaxy pada tahun 2018 yang lalu. Sepanjang kariernya bersama dengan LA Galaxy, tergolong sangat singkat, hanya bertahan selama satu tahun saja. Ibrahimovic adalah tipikal pemain yang tak ingin bertahan diklub, yang tak menjanjikan masa depan.

Diketahui Ibrahimovic selama bergabung dengan LA Galaxy bermain dengan sangat baik selama satu tahun ini. Dia setidaknya sudah tampil sebanyak 56 kali kala membela LA Galaxy, dengan menghasilkan total 52 gol. Hanya dalam satu tahun saja Ibrahimovic mampu memberikan kontribusi dengan hasil yang sangat luar biasa. Tak pelak Ibrahimovic disebut-sebut sebagai salah satu striker terbaik didunia saat ini.

Meski diusianya yang kini sudah tergolong tidak muda lagi, Ibrahimovic mampu membuktikan kualitasnya sebagai striker masih sangat baik. Tak heran jika banyak klub yang mengincarnya sebagai target buruan dibursa transfer.

Namun klub yang beruntung memiliki striker hebat ini adalah AC Milan, yang notabene adalah mantan klub tempat Ibrahimovic pernah bermain dulu. Salah satu alasan Ibrahimovic ingin kembali keklub tersebut, karena memang dulunya dia adalah bagian dari klub tersebut. Sehingga dirinya tak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam beradaptasi.

Manchester United Tampil Outstanding Kala Menjamu Newcastle

MANCHESTER UNITED

The Reds Devils julukan Man United bertindak sebagai tuan rumah kala menjamu Newcastle United dalam Liga Utama Inggris 2019-2020. Dalam Liga kali ini The Red tampil diluar ekspektasi banyak orang. Pasalnya Man United berhasil berjaya dikandang mereka sendiri usai permalukan Newcastle United dengan skor telak 4-1.

Kemenangan telak The Red ini tentu menjadi laga mereka yang paling memukau, disepanjang liga musim ini. Sejatinya banyak yang menilai jika setan merah tak kan mampu hingga sejauh itu. Mengingat Man United sendiri disepanjang liga musim ini memberikan hasil yang kurang maksimal. Sebelumnya mereka hanya berhasil meraih tiga kali kemenangan dari Liga UEFA Champions, lalu satu kali imbang pada Grup Liga Eropa.

Tentu kemenangan telak Man United dari Newcastle adalah pencapaian yang dinilai sangat luar biasa. Klub berjuluk setan merah ini semakin meroket, manakala berhasil menaklukkan Newcastle dimarkas besar mereka. Berkat hasil positif yang mereka raih setan merah berhasil meraih total 28 poin dan naik ke peringkat tujuh. Sementara itu Newcastle United berada diposisi ke-10 dengan total 25 poin.

Laga yang berlangsung dini hari tadi distadion Old Trafford, Man United tampil dengan dengan penguasaan bola penuh mencapai 90 persen. Hal ini jelas terlihat diawal babak pertama, tim asuhan Solskjaer ini melancarkan serangan terlebih dahulu. Mendapat serangan tak terduga dari setan merah, membuat Newcastle merasa tidak siap kala itu.

Newcastle United yang terus mendapat tekanan dari The Red, tak mampu berbuat banyak dibabak pertama. Pasalnya dibabak pertama ini justru memberi Man Untied semakin melebarkan sayap mereka dalam mencetak gol. Diketahui dalam babk pertama tersebut mereka mampu mencetak 3 gol sekaligus. Meskipun Newcastle sendiri sempat mencuri start poin lebih dulu, dimenit ke-17 lewat Matty Longstaff.

Sempat kecolongan satu poin, Man United mampu membalikkan keadaan menjadi keunggulan mereka dengan skor 3-1. Tiga gol yang menjadi kunci kemenangan babak pertama adalah dari Anthony Martial dimenit ke-24. Kemudian disusul gol kedua oleh Mason Greeenwood pada menit ke-36. Sang bintang muda Man United Marcus Rashford berhasil mencetak gol ketiga menjelang akhir babak pertama dimenit ke-41.

Semakin tertinggal jauh dengan skor 1-3 dari tuan rumah, membuat Newcastle bermain agresif. Namun sayangnya upaya mereka untuk memperkecil skor dari si tuan rumah harus gagal. Manakala pemain andalan Man United sukses mempertajam skor mereka menjadi 4-1, dimenit ke-51. Hingga menjelang akhir babak kedua Newcastle harus pasrah karena tak berhasil mencetak gol. Mereka pun harus menelan malu usai kalah telak dari setan merah.

Harapan Zidane Real Madrid Bisa Jadi Klub Terbaik Tahun 2020

ZINEDINE ZIDANE

Ditahun baru 2020 nanti, Zidane selaku manajer utama dari Real Madrid berharap kedepannya akan lebih mudah. Sejauh ini Real Madrid semasa pergantian pelatih, kondisi mereka memang dinilai berangsur membaik. Perkembangan tersebut dapat terlihat dalam segi permaianan mereka yang semakin meningkat.

Zidane juga mengklaim kalau para pemainnya juga mengalami peningkatan performa yang jauh lebih baik. Terbukti dalam beberapa kali laga yang mereka lakoni rata-rata menuai hasil yang cukup memuaskan. Selain itu Real Madrid sejauh ini juga berhasil masuk dalam jajaran 16 besar Liga Champions.

Hasil positif yang dicapai tim berjulukan Los Blancos ini juga terlihat jelas dalam kompetisi Liga Spanyol. Dalam ajang tersebut Real Madrid mampu menduduki peringkat dua teratas, hanya selisih dua poin dari Barcelona yang bertengger dipuncak klasemen. Hal ini tentu merupakan buah dari kerja keras dari Zidane dkk yang bangkit dari keterpurukan mereka dimusim lalu.

Pencapaian yang diterima oleh Real Madrid saat ini tentu saja berkat tangan dingin sang pelatih. Zidane yang resmi melatih Real Madrid ditahun 2016, langsung membawa tim asuhannya meraih kejuaraan Liga Eropa, UEFA, serta Piala Dunia Antar Klub. Predikat yang disematkan padanya sebagai pemain terbaik dimasanya, membuat Zidane menjadi sosok pelatih dengan segudang pengalaman didalam dirinya.

Karena pengalaman dan kerja kerasnya, Zidane dalam masa kepelatihanntya bersama Real Madrid. Mampu membawa klub berjulukan Los Blancos tersebut meraih berbagai trofi hingga sejumlah penghargaan. Tak heran jika Zidane berharap dihari natal ini, mampu memberikan semangat baru bagi seluruh tim asuhannya.

Disamping itu juga ditahun baru 2020 nanti, Zidane berharap klubnya akan mampu mengulang kesuksesan ditahun sebelumnya. Baik itu dalam menjuarai Liga Champions, Liga Spanyol serta Liga lainnya, yang nantinya akan membawa Real Madrid semakin berjaya.

Jadwal Padat Hampir Tanpa Jeda Pep Guardiola Jadi Kesal

PEP GUARDIOLA

Guardiola selaku pelatih dari Manchester City ini dikabarkan tengah memendam kekesalan. Pelatih berusia 48 tahun ini tengah mengeluhkan jadwal timnya yang sangat padat. Menjelang penutupan akhir tahun Guardiola dkk, diketahui tengah dihadapkan dengan sejumlah pertandingan.

Tak tanggung-tanggung Manchester City hampir melakoni laga dalam waktu yang bersamaan. Bagaimana tidak seorang Guradiola tak mengeluh dengan jadwal yang sudah diluar kendalinya itu. Hal ini semakin mengganggu dirinya, mana kala tim asuhannya harus menjalani laga,hampir tanpa jeda. Guardiola meyakini jika tim asuhannya bakal menghadapi situasi yang sulit kala menjalani laga nantinya.

Hal ini diungkapkannya, karena pria asal Spanyol ini, tak yakin Man City bakal bermain dalam kondisi yang prima. Kurangnya waktu untuk istirahat pasca pertandingan sebelumnya diyakini bakal mengganggu performa skuadnya. Belum lagi karena jadwal yang padat tersebut, intensitas waktu untuk latihan menjelang laga, dinilai tidaklah cukup.

Sepert diketahui pada 28 Desember 2019 nanti Man City dijadwalkan bakal melakoni laga tandang kemarkas Wolverhampton. Namun yang membuat Guardiola pusing tujuh keliling, lantaran selepas laga tandang itu, mereka akan jalani laga lagi pada 30 Desember 2019. Dengan kata lain Guardiola hanya mendapatkan jatah satu hari saja untuk mempersiapkan timnya.

Atas dasar alasan inilah mengapa Guardiola begitu memendam kekesalan yang teramat pada pihak Liga Inggris. Guardiola menyalahkan pihak penyelenggara Liga Inggris, yang dianggapnya gagal dalam menyiapkan jadwal dengan tepat. Dia juga menambahkan bahwa seharusnya pihak penyelenggara, bisa saja berkoordinasi dengan mereka terlebih dahulu.

Diketahui Manchester City juga bukan satu-satunya klub yang tengah dihadapkan dengan sejumlah jadwal padat. Namun pihak klub sendiri tak dapat berbuat banyak, karena jadwal tersebut sudah ditetapkan, tak dapat dirubah begitu saja.