Tag Archives: Manchester City

Gagal Raih Piala Carabao Inggris Man United Telan Pil Pahit

Manchester United kembali gagal meraih hasil positif dalam perebutan Piala Carabao Inggris. Menjamu Manchester City dikandang mereka sendiri, Man United nyaris dibantai habis dalam laga dini hari tadi. Laga yang bertempat di stadion Old Trafford itu menjadi saksi kegagalan sang tuan rumah Manchester United.

Entahlah Ole Gunnar Solskjaer sengaja tidak mengarahkan tim asuhannya untuk tak terlalu fokus pada pertandingan tersebut. Namun bagaimana pun juga selaku manajer atau pelatih kepala dari klub The Red Devils. Setidaknya dia bisa menanggapi setiap pertandingan tersebut dengan seluruh kemampuan pemain yang ada.

Meski Piala Carabao Inggris bukanlah prioritas utama Man United, tapi kalah dengan skor yang sangat jauh, menjadi tamparan tersendiri bagi sebuah klub bola. Bagaimana tidak Man United harus ditaklukkan Man City dengan skor akhir 1-3, dikandang mereka sendiri kala itu. Beruntung setidaknya mereka mampu mencetak sebuah gol, sehingga tak dipermalukan Man City dengan skor telak.

Melihat dari jalannya pertandingan dini hari tadi antara Man United melawan Man City. Yang lebih mendominasi game babak pertama adalah Man City. Bagaimana tidak mereka berhasil mencetak gol beruntun sekaligus dibabak pertama. Sementara Man United hanya bisa terperangah tak berkutik dibantai habis-habisan oleh rivalnya tersebut.

Manchester United yang berhasil membuka keunggulan dibabak pertama, lewat gol dari Bernando Silva dimenit ke-17. Setelah kemudian melewati separuh dari jalannya laga babak pertama dua gol kembali diraih oleh Manchester City. Adalah Riyad Mahrez yang berhasil melesatkan golnya dengan tepat dimenit ke-33 saat itu.

Sementara itu gol ketiga Man City didapat secara gratis dari gol bunuh diri pemain Man United yang tak sengaja terjadi kala itu. Adalah Andreas Pereira yang mencetak gol bunuh diri dimenit ke-38 digawang sendiri. Diketahui gol bunuh diri itu terjadi lantaran kaki Pereira tak sengaja kembali memantulkan bola masuk kegawang mereka sendiri. Dimana setelah sebelumnya sang kiper De Gea sukses menghalau terjangan bola yang dilesatkan tepat didepannya kala itu.

Beruntungnya saat memasuki babak kedua pemain muda Manchester United yakni Marcus Rashford. Berhasil mencetak satu gol untuk timnya dimenit ke-70, meski gol tersebut tak berhasil membawa mereka meraih kemenangan. Setidaknya mereka tidak dipermalukan kalah telak dari tim tandang saat itu. Man United harus menelan kekalahan dari rivalnya Man City dengan skor tajam 1-3.

Jadwal Padat Hampir Tanpa Jeda Pep Guardiola Jadi Kesal

PEP GUARDIOLA

Guardiola selaku pelatih dari Manchester City ini dikabarkan tengah memendam kekesalan. Pelatih berusia 48 tahun ini tengah mengeluhkan jadwal timnya yang sangat padat. Menjelang penutupan akhir tahun Guardiola dkk, diketahui tengah dihadapkan dengan sejumlah pertandingan.

Tak tanggung-tanggung Manchester City hampir melakoni laga dalam waktu yang bersamaan. Bagaimana tidak seorang Guradiola tak mengeluh dengan jadwal yang sudah diluar kendalinya itu. Hal ini semakin mengganggu dirinya, mana kala tim asuhannya harus menjalani laga,hampir tanpa jeda. Guardiola meyakini jika tim asuhannya bakal menghadapi situasi yang sulit kala menjalani laga nantinya.

Hal ini diungkapkannya, karena pria asal Spanyol ini, tak yakin Man City bakal bermain dalam kondisi yang prima. Kurangnya waktu untuk istirahat pasca pertandingan sebelumnya diyakini bakal mengganggu performa skuadnya. Belum lagi karena jadwal yang padat tersebut, intensitas waktu untuk latihan menjelang laga, dinilai tidaklah cukup.

Sepert diketahui pada 28 Desember 2019 nanti Man City dijadwalkan bakal melakoni laga tandang kemarkas Wolverhampton. Namun yang membuat Guardiola pusing tujuh keliling, lantaran selepas laga tandang itu, mereka akan jalani laga lagi pada 30 Desember 2019. Dengan kata lain Guardiola hanya mendapatkan jatah satu hari saja untuk mempersiapkan timnya.

Atas dasar alasan inilah mengapa Guardiola begitu memendam kekesalan yang teramat pada pihak Liga Inggris. Guardiola menyalahkan pihak penyelenggara Liga Inggris, yang dianggapnya gagal dalam menyiapkan jadwal dengan tepat. Dia juga menambahkan bahwa seharusnya pihak penyelenggara, bisa saja berkoordinasi dengan mereka terlebih dahulu.

Diketahui Manchester City juga bukan satu-satunya klub yang tengah dihadapkan dengan sejumlah jadwal padat. Namun pihak klub sendiri tak dapat berbuat banyak, karena jadwal tersebut sudah ditetapkan, tak dapat dirubah begitu saja.